Siswa SMPN 2 Plemahan Giatkan Penanaman dan Perawatan Toga serta Sayur dalam Program Adiwiyata

Plemahan, 2 Oktober 2026 – Jumat pagi, halaman SMPN 2 Plemahan dipenuhi siswa yang antusias bergotong royong. Melalui Pokja Keanekaragaman Hayati, sekolah melaksanakan kegiatan Adiwiyata berupa penyiapan media tanam, penanaman, dan perawatan tanaman obat keluarga (toga) serta sayuran. Kegiatan berlangsung pada pukul 07.00 hingga 07.40 WIB dan menjadi bagian dari upaya sekolah mewujudkan lingkungan yang hijau, asri, dan peduli terhadap kelestarian keanekaragaman hayati.
Kegiatan diawali dengan penyiapan media tanam. Siswa mencampur tanah dengan bahan organik seperti sekam dan pupuk, lalu memasukkannya ke dalam berbagai wadah. Wadah yang dipakai sebagian besar merupakan barang bekas, seperti pot, polybag, dan galon bekas, sehingga kegiatan ini sekaligus mengajarkan pemanfaatan kembali sampah. Siswa saling membantu, ada yang mengaduk media, mengisi wadah, dan merapikan area kerja.
Setelah media tanam siap, siswa melanjutkan dengan menanam bibit. Tanaman sayur yang ditanam adalah sawi, bayam, terong, dan cabai, sedangkan tanaman obat keluarga yang ditanam adalah lidah buaya, serai, kunyit, dan jahe. Dengan hati-hati, siswa memindahkan bibit ke dalam wadah, menimbun akar dengan tanah, dan memastikan tanaman berdiri tegak. Tanaman-tanaman ini diharapkan kelak dapat dimanfaatkan warga sekolah, baik sebagai bahan pangan sehat maupun bahan obat tradisional.
Kegiatan tidak berhenti pada penanaman. Siswa juga dilibatkan dalam perawatan tanaman, meliputi penyiraman agar tanah tetap lembap, pemupukan agar tanaman tumbuh subur, serta pencabutan rumput liar yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Melalui perawatan rutin ini, siswa belajar bahwa menanam saja belum cukup, tetapi perlu ketelatenan dan tanggung jawab agar tanaman tumbuh dengan baik.
Koordinator Pokja Keanekaragaman Hayati, Bu Alfiyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian dan kecintaan siswa terhadap lingkungan sejak dini. “Dengan terlibat langsung, siswa belajar bahwa tanaman perlu dirawat setiap hari. Harapannya, rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan tumbuh bersama tanaman yang mereka rawat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SMPN 2 Plemahan berharap terbentuk budaya cinta lingkungan di kalangan siswa, sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati di lingkungan sekolah. Kegiatan penanaman dan perawatan toga serta sayuran akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari program Adiwiyata.


