Siswa Kelas 7 SMPN 2 Plemahan Selidiki Massa Jenis Zat Cair Lewat Praktikum IPA

Plemahan, 29 September 2026 – Suasana Laboratorium IPA SMPN 2 Plemahan terasa berbeda pada Selasa pagi itu. Para siswa kelas 7 tampak antusias melaksanakan praktikum IPA bertema massa jenis zat cair. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran materi zat dan karakteristiknya, agar siswa tidak hanya memahami konsep dari buku, tetapi juga membuktikannya secara langsung.
Praktikum dibagi menjadi dua kegiatan. Pada kegiatan pertama, siswa yang bekerja dalam kelompok menggunakan tiga jenis zat cair, yaitu sabun cair, air, dan minyak. Setiap kelompok dibekali tabung reaksi, rak tabung, dan pewarna agar lapisan cairan lebih mudah diamati. Dengan bimbingan guru, siswa menuangkan cairan satu per satu secara perlahan ke dalam tabung reaksi, lalu mengamati apa yang terjadi.
Hasilnya cukup menarik. Cairan-cairan tersebut tidak bercampur, melainkan membentuk lapisan bertingkat dengan batas yang jelas. Cairan dengan massa jenis lebih besar berada di lapisan bawah, sedangkan cairan dengan massa jenis lebih kecil berada di lapisan atas. Dari pengamatan ini, siswa menyimpulkan bahwa setiap zat cair memiliki massa jenis yang berbeda, dan perbedaan itulah yang menentukan posisi cairan dalam wadah.
Pada kegiatan kedua, siswa membandingkan massa jenis air tawar dan air asin menggunakan telur. Telur dimasukkan ke dalam gelas kimia berisi air tawar, kemudian ke dalam larutan air garam. Siswa mengamati perbedaan kedudukan telur, yaitu tenggelam, melayang, atau terapung. Melalui percobaan ini, siswa memahami bahwa semakin banyak garam yang terlarut, semakin besar massa jenis larutan, sehingga telur lebih mudah terapung.
Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat aktif berdiskusi, mencatat hasil pengamatan, dan saling membantu dalam kelompok. Beberapa siswa bahkan mengulang percobaan untuk memastikan hasil yang mereka peroleh. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan tata tertib dan keselamatan kerja di laboratorium.
Guru IPA, Bu Firoh, menyampaikan bahwa praktikum merupakan sarana penting untuk melatih keterampilan proses sains, mulai dari mengamati, mencatat data, menganalisis, hingga menarik kesimpulan. “Dengan melihat sendiri bahwa minyak berada di atas air dan telur bisa terapung di air garam, siswa lebih mudah memahami konsep massa jenis dan lebih lama mengingatnya,” ujar Bu Firoh.
Melalui kegiatan ini, SMPN 2 Plemahan berharap rasa ingin tahu, kerja sama, ketelitian, dan sikap ilmiah siswa terus tumbuh. Praktikum serupa akan terus dilaksanakan pada materi-materi IPA lainnya agar pembelajaran semakin bermakna dan menyenangkan.


