Tujuan Posisi
Tujuan utama Waka Kesiswaan adalah merancang, mengarahkan, dan membina kegiatan kesiswaan guna membentuk karakter siswa yang disiplin, berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki kecakapan sosial dan kepemimpinan yang kuat sesuai dengan profil pelajar Pancasila.
Fungsi Utama
-
Pengembangan Karakter: Menanamkan nilai kedisiplinan dan budi pekerti.
-
Manajemen Bakat: Menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler.
-
Pengorganisasian: Mengelola organisasi siswa (seperti OSIS) dan partisipasi siswa dalam kegiatan sekolah/luar sekolah.
-
Pendukung Kesejahteraan: Membantu memfasilitasi kebutuhan siswa agar merasa aman, nyaman, dan dihargai di lingkungan sekolah.
Tugas Pokok
-
Perencanaan & Pembinaan:
-
Menyusun program kerja kesiswaan (termasuk kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah/MPLS).
-
Pengaturan pelatihan kesiswaan, organisasi siswa, dan kegiatan ekstrakurikuler.
-
Menyusun dan menegakkan tata tertib sekolah serta kode etik siswa.
-
-
Pelaksanaan:
-
Mengkoordinasikan pemilihan pengurus OSIS dan membimbing aktivitasnya.
-
Mengelola kegiatan lomba, seni, olah raga, dan kegiatan sosial (seperti bakti sosial).
-
Mendampingi atau menunjuk pembina untuk setiap kegiatan ekstrakurikuler.
-
-
Pengawasan & Kedisiplinan:
-
Memantau kehadiran dan perilaku siswa (menangani pelanggaran tata tertib).
-
Melakukan koordinasi dengan guru BK (Bimbingan Konseling) terkait siswa yang memerlukan bimbingan khusus.
-
-
Evaluasi & Administrasi:
-
Mengelola pendataan prestasi siswa (akademik dan non-akademik).
-
Menyusun laporan kegiatan kesiswaan secara berkala kepada Kepala Sekolah.
-
Tanggung Jawab
Waka Kesiswaan bertanggung jawab penuh kepada Kepala Sekolah atas:
-
Kondusivitas Lingkungan: Mewujudkan iklim sekolah yang bebas dari perundungan ( bullying ), intoleransi, dan tindakan negatif lainnya.
-
Kedisiplinan Siswa: Terjaganya perilaku siswa yang sesuai dengan aturan dan norma sekolah.
-
Kualitas Ekstrakurikuler: mengedit seluruh kegiatan ekstrakurikuler berjalan dengan aktif, terarah, dan memberikan dampak positif bagi pengembangan diri siswa.
-
Keterwakilan Siswa: Menjadi jembatan komunikasi antara pihak sekolah dengan pengurus OSIS dan seluruh siswa.
-
Pengembangan Prestasi: Berperan aktif dalam menjaring dan mengawal bibit-bibit unggul untuk mengikuti berbagai lomba (O2SN, FLS2N, Pramuka, dll).
