Plemahan, 17 Agustus 2026 — SMPN 2 Plemahan kembali menyelenggarakan pesta demokrasi melalui rangkaian kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Tahun Pelajaran 2026/2027. Rangkaian kegiatan diawali dengan debat kandidat yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026 di lapangan bola basket SMPN 2 Plemahan. Enam kandidat calon Ketua OSIS berkesempatan menyampaikan gagasan, visi, dan misi di hadapan seluruh siswa dan guru. Debat yang dipandu oleh Supristadi Atmojo, S.Pd. tersebut menjadi ruang bagi para kandidat untuk menunjukkan kemampuan dalam menyampaikan pendapat sekaligus menjawab berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sekolah. Beberapa topik yang dibahas meliputi visi dan misi, pemanfaatan teknologi, penanggulangan berita hoax, program kerja, serta berbagai pertanyaan dan tanggapan dari warga sekolah.
Kegiatan debat berlangsung dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kandidat untuk menyampaikan gagasan dan menjawab pertanyaan. Selain penyampaian visi dan misi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab, sanggahan, serta pertanyaan dari siswa sehingga para kandidat dapat menyampaikan pandangan mereka secara langsung. Antusiasme seluruh siswa dan guru dalam mengikuti kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pemilihan OSIS tidak hanya menjadi agenda tahunan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi secara langsung bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa belajar memahami pentingnya menyampaikan pendapat secara santun, menghargai perbedaan pilihan, mendengarkan gagasan orang lain, serta menentukan pemimpin berdasarkan pertimbangan yang mereka miliki.
Setelah melalui tahapan debat kandidat, proses demokrasi dilanjutkan dengan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS pada Sabtu, 15 Agustus 2026 yang juga dilaksanakan di lapangan bola basket SMPN 2 Plemahan. Pemungutan suara dilakukan secara digital menggunakan Google Form dan diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, satpam, hingga petugas kebersihan. Sebanyak 530 suara berhasil terkumpul dalam pemilihan tersebut. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa kandidat nomor urut 1 memperoleh 6 suara (1,2%), nomor urut 2 memperoleh 31 suara (5,8%), nomor urut 3 memperoleh 27 suara (5,1%), nomor urut 4 memperoleh 280 suara (52,8%), nomor urut 5 memperoleh 101 suara (19,1%), dan nomor urut 6 memperoleh 85 suara (16%). Proses pemilihan yang melibatkan seluruh warga sekolah tersebut menjadi wujud nyata penerapan nilai-nilai demokrasi di lingkungan SMPN 2 Plemahan.
Berdasarkan hasil pemungutan suara yang diumumkan oleh Septi Dwi Windansari, kandidat nomor urut 4, Faisal Alfatih Abdullah, memperoleh suara terbanyak dengan 280 suara atau 52,8% sehingga ditetapkan sebagai Ketua OSIS SMPN 2 Plemahan Tahun Pelajaran 2026/2027. Sementara itu, kandidat nomor urut 5, Sherly Angelina Pinasti, yang memperoleh 101 suara atau 19,1% ditetapkan sebagai Wakil Ketua OSIS. Mekanisme penetapan tersebut dilakukan berdasarkan perolehan suara, yaitu kandidat dengan jumlah suara terbanyak pertama menjadi Ketua OSIS dan kandidat dengan suara terbanyak kedua menjadi Wakil Ketua OSIS. Hasil tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa seluruh warga sekolah memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam menentukan pemimpin organisasi siswa secara langsung dan demokratis.
Terpilihnya Faisal Alfatih Abdullah dan Sherly Angelina Pinasti diharapkan menjadi awal bagi lahirnya kepengurusan OSIS yang mampu membawa semangat baru bagi SMPN 2 Plemahan. Dengan visi “Mewujudkan OSIS SMPN 2 Plemahan yang berprestasi, kreatif, peduli lingkungan, solid, dan berakhlak mulia untuk menciptakan lingkungan sekolah yang cerdas, bersih, dan sehat,” kepengurusan OSIS Tahun Pelajaran 2026/2027 diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan kreativitas, meningkatkan prestasi, serta membangun kebersamaan. Sekolah juga berharap seluruh warga sekolah dapat mendukung kepengurusan baru dengan tetap menjaga semangat demokrasi, menghargai hasil pemilihan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aktif, positif, tertib, dan menyenangkan. Dengan demikian, pemilihan OSIS tidak berhenti pada proses memilih pemimpin, tetapi menjadi pengalaman nyata bagi siswa dalam belajar berdemokrasi, bertanggung jawab, dan berkontribusi bagi kemajuan sekolah.
