Tim Duta Anti Korupsi SMPN 2 Plemahan Melaju ke Grand Final

Plemahan – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMP Negeri 2 Plemahan. Tim Duta Anti Korupsi SMPN 2 Plemahan berhasil menembus tiga besar dalam ajang Duta Anti Korupsi tingkat Kabupaten Kediri yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan. Pencapaian ini sekaligus mengantarkan perwakilan SMPN 2 Plemahan melaju ke babak Grand Final yang akan dilaksanakan pada Rabu, 4 November 2026, bertempat di Gedung Bagawanta Bhari. Dua siswa yang menjadi perwakilan sekolah dalam ajang tersebut adalah Kayyisa Elma Mazea Fauzi dan Faisal Alfatih Abdullah.

Perjalanan tim Duta Anti Korupsi SMPN 2 Plemahan dimulai pada 8 Oktober 2026 melalui babak penyisihan. Pada tahap ini, setiap peserta ditantang untuk menghasilkan video bertema antikorupsi yang dibuat di lingkungan sekolah dan diedit secara mandiri. Melalui proses tersebut, para peserta dituntut untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan menyampaikan pesan, serta pemahaman mengenai pentingnya nilai-nilai antikorupsi. Dari sekian banyak peserta yang mengikuti kompetisi, tim SMPN 2 Plemahan berhasil menunjukkan kualitas dan kemampuan terbaiknya hingga memperoleh posisi tiga besar dan berhak melanjutkan perjuangan ke babak Grand Final.

Dalam menghadapi babak puncak, Kayyisa Elma Mazea Fauzi dan Faisal Alfatih Abdullah terus mempersiapkan diri secara intensif. Persiapan dilakukan melalui latihan presentasi dan tanya jawab bersama para guru pembimbing, latihan mandiri, serta simulasi di hadapan Kepala SMPN 2 Plemahan dan sejumlah siswa. Adapun guru pembimbing yang mendampingi perjuangan tim ini adalah Ahmad Masrur Nasruna, S.Pd., Fitria Rahayu Putri, S.Pd., dan Dhinar Mawanti Sauca, S.Pd. Berbagai latihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri, memperkuat penguasaan materi, serta mematangkan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan Grand Final.

Kepala SMPN 2 Plemahan menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang telah diraih oleh tim Duta Anti Korupsi. Beliau juga memberikan motivasi agar para siswa terus memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mempersiapkan diri dengan maksimal. “Masih ada waktu bagi tim pembina dan finalis Duta Anti Korupsi untuk mempersiapkan diri menuju juara. Semangat dan selamat berjuang, Go to the Champion!” demikian pesan dan dukungan yang disampaikan Kepala Sekolah. Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi para finalis dan guru pembimbing untuk terus berusaha memberikan penampilan terbaik pada babak penentuan.

Keberhasilan masuk tiga besar ini menjadi bukti bahwa semangat, kreativitas, dan kerja keras mampu membawa siswa meraih prestasi yang membanggakan. SMPN 2 Plemahan berharap Kayyisa Elma Mazea Fauzi dan Faisal Alfatih Abdullah dapat tampil optimal pada Grand Final Duta Anti Korupsi, meraih hasil terbaik, dan membawa pulang gelar juara pertama. Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan dalam ajang ini diharapkan mampu menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, integritas, dan keberanian untuk menolak segala bentuk korupsi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat berjuang, SMPN 2 Plemahan! Go to the Champion!