Perjuangan Berbuah Pengalaman, Tim Gerak Jalan SMPN 2 Plemahan Tunjukkan Semangat Pantang Menyerah

KEDIRI, 14 Agustus 2025 – Tim gerak jalan SMP Negeri 2 Plemahan menunjukkan semangat pantang menyerah dalam Lomba Gerak Jalan Kemerdekaan Indonesia antar pelajar SMP se-Kabupaten Kediri tahun 2025. Meskipun belum berhasil meraih gelar juara pada kompetisi yang diadakan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ini, mereka berhasil mencuri perhatian dengan kekompakan dan ketertiban barisannya.

Perjalanan tim ini penuh dengan dedikasi dan kerja keras. Sejak awal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bulan Juli lalu, para siswa telah menjalani latihan intensif. Mereka dibimbing langsung oleh Babinsa desa Pujharak dan didampingi oleh bapak/ibu guru pembina, yang tak kenal lelah melatih formasi, kerapian barisan, dan ketepatan langkah.

Bahkan, seluruh tim berkomitmen penuh untuk melakukan latihan tambahan di luar jam sekolah, demi memastikan setiap gerakan dan tempo benar-benar terkoordinasi. Mereka menyadari bahwa gerak jalan adalah cerminan dari disiplin dan kerja sama tim. Setiap langkah yang diambil harus selaras, sebuah filosofi yang juga mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, di tengah persaingan ketat dengan puluhan tim sekolah lain dari seluruh kabupaten, keberuntungan belum berpihak. Hasil akhir lomba menunjukkan bahwa kerja keras mereka kali ini belum mampu mendongkrak posisi mereka ke podium juara.

Meskipun demikian, Kepala Sekolah SMPN 2 Plemahan menyampaikan rasa bangganya terhadap seluruh tim. Beliau menegaskan bahwa yang terpenting bukanlah hasil akhir, melainkan semangat juang, disiplin, dan persatuan yang telah mereka tunjukkan. Pengalaman berharga ini diharapkan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berlatih dan berprestasi di masa mendatang.

Pengalaman ini mengajarkan seluruh peserta tentang nilai-nilai penting di balik sebuah kompetisi: kerja keras, sportivitas, dan kebersamaan. Perjalanan mereka mungkin tidak berakhir dengan piala, tetapi mereka telah memenangkan sesuatu yang jauh lebih berharga—yaitu kebanggaan dan persaudaraan yang terjalin selama proses latihan.