KEDIRI – Suasana khidmat menyelimuti lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri pada Senin, 19 Januari 2026. Dalam sebuah upacara resmi, dua orang pendidik terbaik dari SMPN 2 Plemahan menerima penghargaan bergengsi Satya Lencana Karya Satya yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kedua guru tersebut adalah Bapak Yunus, guru mata pelajaran Seni Budaya, dan Ibu Alfiah, guru mata pelajaran IPA. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa cacat yang telah mereka berikan selama bertahun-tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di dunia pendidikan.
Kabar membanggakan ini disambut dengan penuh suka cita oleh keluarga besar SMPN 2 Plemahan. Ucapan selamat datang bertubi-tubi dari rekan-rekan sejawat, staf tata usaha, hingga para siswa. Keberhasilan Bapak Yunus dan Ibu Alfiah dianggap sebagai bukti nyata bahwa kerja keras dan integritas dalam mendidik generasi bangsa akan membuahkan kehormatan.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Bapak Yunus dan Ibu Alfiah. Semoga penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi pemantik semangat serta inspirasi bagi seluruh karyawan dan guru lainnya di SMPN 2 Plemahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian,” ujar salah satu perwakilan guru.
Kegiatan penganugerahan ini merupakan agenda kenegaraan yang dilaksanakan secara berkala untuk menghormati Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, negara, dan pemerintah.
Penghargaan Satya Lencana Karya Satya sendiri diberikan berdasarkan masa bakti yang telah mencapai 10, 20, atau 30 tahun. Kriteria penerimanya pun sangat ketat, di mana seorang ASN harus menunjukkan kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, dan kesetiaan yang luar biasa, serta tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat selama masa pengabdiannya. Dengan diterimanya penghargaan ini, diharapkan budaya kerja unggul dapat terus tertanam di lingkungan pendidikan Kabupaten Kediri.
