SMPN 2 Plemahan Gelar Lomba Mading Demokrasi, Tanamkan Nilai Kepemimpinan dan Kreativitas

ESPLERO, 27 Agustus 2025 – Suasana kreatif dan kompetitif menyelimuti SMP Negeri 2 Plemahan selama tiga hari terakhir. Seluruh siswa di setiap jenjang, dari kelas 7 hingga kelas 9, berpartisipasi aktif dalam Lomba Membuat Mading bertema demokrasi. Lomba ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kokurikuler yang lebih besar yang telah berlangsung sejak 19 Agustus, berfokus pada pembekalan calon pengurus OSIS.

Lomba mading ini dirancang sebagai wadah bagi para siswa untuk menuangkan pemahaman mereka tentang demokrasi secara visual dan kreatif. Setiap kelas berupaya menampilkan ide-ide orisinal, informasi yang akurat, dan desain yang menarik. Berbagai macam elemen digunakan, mulai dari sketsa tangan, kolase foto, infografis, hingga tulisan-tulisan persuasif yang mengajak seluruh warga sekolah untuk peduli terhadap nilai-nilai demokrasi.

Sebagai bagian integral dari tema kokurikuler “Saatnya Berani Aksi, Wujudkan OSIS Pilihan”, lomba ini tidak hanya mengukur kreativitas. Para guru pendamping menilai mading berdasarkan beberapa kriteria, seperti kejelasan tema, ketepatan informasi, keterpaduan ide, dan keindahan estetika. Proses ini secara tidak langsung melatih siswa untuk bekerja sama, memecahkan masalah, dan menyajikan informasi secara efektif.

Selama tiga hari pengerjaan, masing-masing kelas terlihat sangat antusias. Mereka berdiskusi, berbagi tugas, dan saling memberikan masukan untuk menghasilkan karya terbaik. Proses ini mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi yang menjadi salah satu pilar penting dalam pendidikan karakter. Lomba ini tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang proses belajar bersama.

Lomba mading ini secara resmi berakhir pada hari ini, Rabu, 27 Agustus 2025. Seluruh mading yang telah selesai dipajang di area sekolah untuk dinilai oleh dewan juri. Hasil penilaian akan menjadi bagian dari evaluasi keseluruhan kegiatan kokurikuler dan akan diumumkan pada acara puncak nanti. Pihak sekolah berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan bibit-bibit pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif dan berani dalam mengemukakan pendapat.

Lomba membuat mading ini juga berfungsi sebagai media sosialisasi yang efektif bagi para kandidat OSIS. Melalui mading, mereka dapat menyampaikan ide-ide dan program kerja mereka kepada seluruh siswa secara visual. Hal ini membantu seluruh warga sekolah untuk mengenal para calon pemimpin mereka dengan lebih baik sebelum menentukan pilihan.

Pada akhirnya, lomba ini menjadi bukti nyata bahwa belajar tentang demokrasi tidak harus melalui ceramah. Dengan metode yang kreatif dan partisipatif, siswa dapat memahami konsep yang kompleks menjadi hal yang mudah dipahami dan menyenangkan.